
Kesehatan merupakan hak dasar setiap manusia dan salah satu aspek penting dalam pembangunan nasional. Dalam keadaan darurat medis seperti henti jantung mendadak, tindakan cepat dan tepat sangat menentukan keberhasilan penyelamatan jiwa. Bantuan Hidup Dasar (BHD) merupakan serangkaian upaya pertolongan pertama yang dapat dilakukan oleh siapa saja, termasuk masyarakat awam, sebelum bantuan medis profesional tiba.
Data dari berbagai sumber menunjukkan bahwa insiden henti jantung mendadak di masyarakat masih cukup tinggi, sementara tingkat kesigapan masyarakat dalam memberikan pertolongan awal masih rendah. Kurangnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat awam dalam melakukan BHD seringkali menyebabkan keterlambatan pertolongan, yang berdampak fatal bagi korban. Padahal, intervensi BHD yang dilakukan dalam 3–5 menit pertama dapat meningkatkan peluang kelangsungan hidup korban secara signifikan hingga dua hingga tiga kali lipat.
Sebagai institusi pendidikan tenaga kesehatan yang memiliki tanggung jawab dalam peningkatan kompetensi dan literasi kesehatan masyarakat, Poltekkes Kemenkes Banten melalui Unit Pengembangan Kompetensi (UPK) SDMK memandang perlu untuk menyelenggarakan pelatihan BHD bagi awam. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan dan keterampilan dasar masyarakat dalam menghadapi kejadian gawat darurat medis.
Melalui pelatihan ini, para peserta yang berasal dari berbagai latar belakang diharapkan mampu memahami prinsip-prinsip dasar BHD, mengenali kondisi henti jantung dan gangguan pernapasan, serta mampu melakukan tindakan resusitasi jantung paru (RJP) dengan benar dan aman. Selain meningkatkan kapasitas individu, kegiatan ini juga mendukung terbentuknya komunitas siaga tanggap darurat di lingkungan masyarakat, kampus, maupun tempat kerja.
Tujuan Pelatihan
Meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapsiagaan masyarakat awam dalam memberikan pertolongan pertama melalui Bantuan Hidup Dasar (BHD) pada kondisi gawat darurat, guna menurunkan angka kematian dan kecacatan akibat henti jantung mendadak dan kegawatdaruratan pernapasan di lingkungan masyarakat.
Sasaran Peserta
Peserta kegiatan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) bagi Awam adalah individu dari kalangan masyarakat non-medis yang berpotensi menjadi penolong pertama (first responder) pada situasi gawat darurat di lingkungan sekitarnya
Target Peserta
Jumlah target peserta Seminar Kesehatan Nasional sebanyak 30 peserta.
Waktu Kegiatan
Hari/Tanggal : Senin s.d Jumat, 18 s.d 22 Agustus 2025
Pukul : Pukul 08.00 – 17.00 WIB
Tempat : Pottekkes Kemenkes Banten
Biaya Peserta
Peserta Kegiatan Pelatihan ini GRATIS
Kontak / PIC Pengusul yang dapat dihubungi
Sendy Pratama, +6285710370856
Total JPL
| JPL | TOTAL JPL | ||
| T | P | ||
| 16 | 24 | 40 | |

