
Menyusui merupakan proses alami yang memberikan manfaat besar bagi bayi, ibu, dan keluarga. Air Susu Ibu (ASI) menjadi makanan terbaik bagi bayi karena mengandung zat gizi yang sesuai kebutuhan, meningkatkan daya tahan tubuh, serta berperan penting dalam tumbuh kembang. Keberhasilan menyusui, khususnya pada masa awal kelahiran hingga periode ASI eksklusif, sangat dipengaruhi oleh dukungan lingkungan dan kualitas pendampingan yang diterima ibu.
Dalam praktiknya, berbagai kendala masih sering dijumpai, seperti perlekatan yang kurang tepat, produksi ASI yang dirasakan kurang, puting lecet, bayi sulit menyusu, serta kurangnya dukungan keluarga dan tempat kerja. Kondisi ini dapat menyebabkan ibu kehilangan kepercayaan diri dan berisiko menghentikan pemberian ASI lebih awal. Oleh karena itu, tenaga kesehatan perlu memiliki kompetensi konseling menyusui yang baik agar mampu memberikan edukasi, motivasi, serta solusi yang tepat sesuai kondisi ibu dan bayi.
Pelatihan Konseling Menyusui diselenggarakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tenaga kesehatan dalam melakukan konseling yang efektif, empatik, dan berbasis bukti. Pelatihan ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan peserta dalam mendukung Inisiasi Menyusu Dini (IMD), ASI eksklusif, serta keberlanjutan menyusui melalui pendekatan komunikasi yang baik, teknik menyusui yang benar, dan tata laksana masalah menyusui. Dengan demikian, kualitas layanan kesehatan ibu dan anak dapat meningkat dan capaian program menyusui dapat lebih optimal.
Tujuan Kegiatan
Meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan tenaga kesehatan dalam memberikan konseling menyusui yang efektif, empatik, dan berbasis bukti untuk mendukung keberhasilan IMD, ASI eksklusif, dan keberlanjutan menyusui.
Target Peserta
Target peserta pelatihan adalah sebanyak 25 Peserta
Biaya / Tarif Peserta
GRATIS
Kontak / PIC yang dapat dihubungi
Sendy Pratama / 085710370856
