Unit Pengembangan Kompetensi SDM Kesehatan Banten adalah pusat pelatihan terkemuka yang berkomitmen untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan. Dengan visi menjadi menjadi Institusi Penyelenggara Pendidikan dan Pelatihan Kesehatan yang Unggul, Profesional dan Berkarakter pada tahun 2028, unit ini hadir sebagai jawaban atas tantangan dunia kesehatan yang terus berkembang.
UPK SDMK Banten resmi berdiri pada 23 April 2024 sebagai unit pelaksana di lingkungan Poltekkes Kemenkes Banten yang berfokus pada penyelenggaraan pelatihan dan peningkatan kompetensi SDM kesehatan secara terencana, terukur, dan berkelanjutan. Sejak hari pertama, UPK SDMK Banten menapaki perjalanan yang penuh dengan usaha keras dengan membangun tata kelola, memetakan kebutuhan pelatihan, menyiapkan fasilitator, menyusun kurikulum, hingga memperkuat sistem administrasi, pelaporan, serta monitoring dan evaluasi. Setiap tantangan dijawab dengan perbaikan berkelanjutan dan semangat untuk menghadirkan layanan pelatihan yang bermutu.
Perjalanan ini menjadi kuat karena kerja keras bersama yang dipimpin oleh Direktur Poltekkes Kemenkes Banten Bapak Dahrizal, SKp., MPH , Kepala Unit UPK SDMK Banten yaitu Hadist Lissentiya Armal, S.Si., M.Biomed, Tim UPK SDMK Banten, seluruh fasilitator, serta para peserta pelatihan dan peningkatan kompetensi.

UPK SDMK Banten mengakhiri tahun 2025 dengan torehan prestasi yang membanggakan. Pada tahun ini, Unit Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia Kesehatan Banten resmi meraih Penghargaan Lentera Emas Kementerian Kesehatan, sebuah apresiasi bergengsi nasional yang diberikan kepada unit pengelola kompetensi SDM kesehatan dengan kinerja terbaik pertama di tingkat nasional. Penghargaan ini bukan sekadar simbol, melainkan pengakuan atas kerja keras, konsistensi, dan komitmen UPK SDMK Banten dalam meningkatkan mutu SDM kesehatan melalui berbagai program pelatihan dan pengembangan kompetensi yang terencana dan berkesinambungan.
Lentera Emas Kementerian Kesehatan: Kilau Prestasi UPK SDMK Banten
Lentera emas bukan sekadar simbol penghargaan. Di balik sinarnya, ada kerja keras tanpa henti, komitmen, dan konsistensi yang teruji. Demikianlah makna yang terasa ketika Unit Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia Kesehatan (UPK SDMK) Banten berhasil meraih Juara 1 Lentera Emas Kementerian Kesehatan. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa upaya peningkatan kompetensi SDM Kesehatan di Banten tidak hanya berjalan, tetapi berlari dengan penuh kesungguhan dan tanggung jawab.
Penghargaan Lentera Emas ini diberikan kepada unit yang dinilai unggul dalam pengembangan kompetensi SDM Kesehatan, baik dari sisi kuantitas maupun kualitas. UPK SDMK Banten menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana sinergi, komitmen, dan tata kelola yang baik dapat menghadirkan perubahan yang dapat dirasakan langsung oleh tenaga kesehatan dan masyarakat.
Kepuasan Peserta di Atas 90%: Bukti Mutu yang Terjaga
Penghargaan Lentera Emas bukan hanya berbicara tentang banyaknya pelatihan, tetapi juga mutu penyelenggaraannya. Dalam hal ini, UPK SDMK Banten mampu menunjukkan kualitas yang istimewa melalui hasil penilaian kepuasan peserta pelatihan terhadap Poltekkes Banten yang berada di atas 90%.
Penilaian ini meliputi beberapa aspek penting yaitu Peserta menilai bahwa fasilitator pelatihan memiliki kompetensi, pengalaman, dan kemampuan komunikasi yang baik. Materi tidak hanya disampaikan secara teoritis, tetapi juga dikaitkan dengan praktik di lapangan, sehingga mudah dipahami dan aplikatif. Materi Pelatihan yang disusun relevan dengan kebutuhan terkini, memperhatikan regulasi terbaru, standar pelayanan, serta perkembangan ilmu pengetahuan di bidang kesehatan. Penyajian materi yang sistematis dan terstruktur membantu peserta menyerap informasi dengan maksimal. Dari sisi administrasi, logistik, hingga suasana kegiatan, peserta merasakan pelayanan yang profesional. Proses pendaftaran, konfirmasi, hingga pelaksanaan pelatihan berjalan tertib dan terkoordinasi dengan baik.
Kepuasan peserta di atas 90% bukan angka yang muncul dengan sendirinya. Persentase ini merefleksikan keseriusan UPK SDMK Banten dan Poltekkes Banten dalam merancang, mengelola, dan mengevaluasi setiap pelatihan. Setiap masukan peserta dijadikan bahan perbaikan, sehingga mutu pelatihan terus meningkat dari waktu ke waktu.

Pelatihan Kompetensi Gratis Terbanyak: Komitmen untuk Akses yang Inklusif
Aspek lain yang turut memperkuat penilaian Lentera Emas adalah bahwa UPK SDMK Banten menjadi salah satu penyelenggara pelatihan/kegiatan kompetensi gratis terbanyak. Langkah ini menunjukkan komitmen kuat untuk membuka akses seluas-luasnya kepada tenaga kesehatan agar dapat meningkatkan kompetensinya tanpa terbebani biaya.
Kebijakan pelatihan gratis ini sangat penting, terutama bagi tenaga kesehatan yang bekerja di daerah dengan keterbatasan sumber daya. Melalui pelatihan gratis, tidak ada lagi alasan bagi tenaga kesehatan untuk tertinggal dalam hal pengembangan kompetensi. Semua memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan berkembang.
Dampak positifnya pun terasa luas. Tenaga kesehatan yang terlatih dengan baik akan memberikan pelayanan yang lebih bermutu kepada masyarakat. Pada akhirnya, masyarakat menjadi pihak yang paling diuntungkan dari komitmen UPK SDMK Banten untuk menyediakan pelatihan kompetensi secara gratis dan berkelanjutan.
Kepatuhan Laporan Pengendalian Pelatihan: Tertib Administrasi, Terkendali Mutu
Dalam penyelenggaraan pelatihan, Laporan pengendalian pelatihan bukan sekadar formalitas. Di dalamnya terkandung informasi penting mengenai pelaksanaan pelatihan, jumlah peserta, capaian kompetensi, hambatan, serta rekomendasi tindak lanjut. Dengan laporan yang tertib dan tepat waktu, Ditjen Mutu SDMK dan Kementerian Kesehatan dapat memantau kualitas pelatihan serta melakukan pembinaan yang lebih terarah.
Kepatuhan UPK SDMK Banten dalam menyusun dan menyampaikan laporan pengendalian pelatihan tepat waktu dan sesuai standar menjadi salah satu penilaian pendukung yang memperkokoh posisi mereka sebagai penerima Juara 1 Lentera Emas. Hal ini menunjukkan bahwa UPK SDMK Banten tidak hanya kuat di pelaksanaan, tetapi juga unggul dalam tata kelola dan akuntabilitas.
Monitoring dan Evaluasi Rutin: Selalu di Zona Hijau
Pencapaian Lentera Emas ini bukan hal yang mudah. Setiap bulan, UPK SDMK Banten senantiasa menjalani monitoring dan evaluasi (monev) dari Direktorat Jenderal Mutu SDM Kesehatan. Dalam proses monev ini, berbagai aspek dinilai: mulai dari perencanaan pelatihan, pelaksanaan, pelaporan, hingga tindak lanjut.
UPK SDMK Banten secara konsisten berada pada posisi hijau dengan nilai di atas 90%. Zona hijau ini menandakan bahwa kinerja unit berada dalam kategori sangat baik, stabil, dan dapat dijadikan rujukan bagi unit lain.
Konsistensi di zona hijau menunjukkan bahwa manajemen mutu di UPK SDMK Banten tidak bersifat sesaat, tetapi sudah menjadi budaya. Setiap program direncanakan dengan matang, dilaksanakan dengan disiplin, dan dievaluasi dengan jujur. Ketika ditemukan kekurangan, segera dilakukan perbaikan. Pola inilah yang membuat kinerja UPK SDMK Banten selalu menunjukkan tren signifikan dan berkelanjutan.
Lentera Emas sebagai Motivasi untuk Terus Berkarya
Bagi UPK SDMK Banten, penghargaan Lentera Emas bukanlah garis akhir, melainkan titik awal untuk melangkah lebih jauh. Penghargaan ini menjadi pengingat bahwa apa yang telah dilakukan selama ini sudah berada di jalur yang tepat, sekaligus menjadi pemacu untuk terus meningkatkan kualitas layanan pengembangan kompetensi SDM Kesehatan.
Seluruh proses panjang itu, satu pesan yang paling kuat terasa: ketika komitmen, integritas, dan kerja sama dijaga, prestasi bukan lagi sekadar mimpi, tetapi sebuah keniscayaan. Capaian Lentera Emas tahun 2025 ini menjadi bukti bahwa UPK SDMK Banten mampu menjaga kualitas layanan, tata kelola, serta inovasi program di tengah dinamika dan tantangan dunia kesehatan yang terus berkembang. Lebih dari itu, penghargaan ini juga menjadi momentum penting bagi UPK SDMK Banten dan seluruh pemangku kepentingan di Provinsi Banten untuk terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis dalam mencetak tenaga kesehatan yang unggul, kompeten, dan berdaya saing demi terwujudnya derajat kesehatan masyarakat yang lebih baik.
Rencana Program Tahun 2026: Konsisten Aktif, Konsisten Berdampak
Memasuki tahun 2026, UPK SDMK Banten menyiapkan kalender kegiatan yang berjalan setiap bulan, baik pelatihan maupun peningkatan kompetensi. Kegiatan akan dikemas dalam berbagai bentuk seperti Pelatihan, Webinar, Seminar, Workshop, Kuliah Pakar dan program lainnya agar UPK SDMK Banten tetap aktif serta memberi manfaat nyata bagi pengembangan SDM kesehatan.
Beberapa kegiatan yang akan dilakukan pada tahun 2026 diantaranya adalah Webinar Sinergi Sehat: Mengelola Stress Kerja agar Produktivitas Maksimal tanpa mengorbankan Kesehatan Mental dan Fisik, Pelatihan Basic Trauma & Cardiac Life Support, Webinar Public Speaking, Pelatihan Flebotomy bagi Tenaga Kesehatan, Pelatihan Neonatal dan Maternal Emergency, Pelatihan Kesehatan Keselamatan Kerja di RS untuk Tenaga Kesehatan, Kuliah Pakar dan beberapa program lainnya.
Sejalan dengan hal tersebut, pengembangan Sarana Prasarana dan Pembaruan Kurikulum juga akan terus dilakukan agar setiap pelatihan semakin efektif, relevan denan kebutuhan layanan dan selaras dengan standar mutu yang diterapkan.
Unit Pengembangan Kompetensi SDM Kesehatan Banten akan terus meningkatkan kualitas dan memberikan manfaat nyata bagi pengembangan SDM Kesehatan.
